Blogroll

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Google Pagerank Powered by  MyPagerank.Net
free counters

Pages

English French German Spain Italian Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label I'tibar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label I'tibar. Tampilkan semua postingan

22 September 2011

Maaf...!!!

“Dun….!!! Hinduun….!!!, cepatlah kau ke sini” seru emak lantang dari ruang tengah yang sedang melihat siaran stasiun TV .

“Ada apa mak” ujar Hindun yang masih terengah-engah karena separoh berlari dari kamarnya.

“Kau, simak dan kau tontonlah acara ini, agar hatimu tak terlalu beku tuk minta maaf ke si Maih, lakimu itu”
Dengan menggelosoh di dekat Emak, Hindun bergumam antara terdengar dan tidak oleh emak di sampingnya “Eee..lah, itu lagi,itu lagi…”

“Apa yang kau cakap, apa kau kira aku sudah sedemikian tuli untuk tidak mendengar gerutuanmu”
Dengan muka memelas, Hindun minta maaf sama emak.

“Kau dengarlah baik-baik dialog yang dibawakan oleh pembawa acara dan narasumber itu dulu”, ujar emak yang sudah semakin kesal dengan ulah dan tingkah Hindun, anaknya yang bandel tidak mau di omongin itu.

Sementara lewat pegeras suara televise tetap mengalir diskusi pentingnya minta maaf karena akan memasuki bulan suci Ramadhan 1432 H.

Seakan-akan tayangan yang disajikan televise tersebut tidak berbobot, Hindun rebahkan badanny dan perlahan matanya mulai terpejam. Belum pulas tidurnya, sebuah suara lantang membangunkannya “Hindun, kau ini mau jadi anak durhaka ya?, disuruh menyimak jalannya diskusi yang ditayangkan televisi itu, kau malah tidur?. Apa kau tak mau berbersih-bersih masuk bulan suci ini, apa kau mau ibadah puasamu tidak diterima oleh Allah?” serang emak dengan berjubel pertanyaan.

Seolah tak mau dicap anak durhaka, Hindun melakukan pembelaan diri “Bukan begitu, mak. Minta maagf itu memang sesuatu yang disuruh dan diperintahkan oleh agama tapi semua itu lillahi ta’ala bukan karena selainnya seperti karena Ramadhan, kan banyak mak dengar orang yang minta maaf dengan alasan Ramadhan seperti mereka berucap karena kita akan memasuki bulan suci, mohon maaf lahir batin ya” jelas Hindun, sampai di sini dia sudah takut-takut. Takut dikatakan emak, mengajari emak yang sudah tua, yang sudah banyak makan asam garam katanya.

Karena emak masih diam membisu, Hindun melanjutkan penjelasannya “Tanpa mereka sadari, ucapan mereka yang menisbahkan maaf kepada selain Allah tersebut sudah dikotori dengan ketidak ikhlasan, sebab tidak ada ikhlas jika disandarkan kepada selain Allah”.

“Lalu sebaiknya bagaimana” ujar mak yang kelihatan sudah semakin paham dengan keengganan anaknya.
“Jadi, minta maaf itu disuruh oleh Allah dan merupakan perintah agama bukan saja ketika akan memasuki bulan suci tapi setiap saat” paparnya dengan mantap.

“Coba mak bayangkan, jika seandainya maaf dikaitkan dengan sesuatu seperti halnya Ramadhan, jika Ramadhan tidak ada tentu kita tidak akan saling bermaaf-maafan, bagaimana kita mengaplikasikan fa’fu wasfahu

“Jika minta maaf ketika akan memasuki Ramadhan ini tidak perlu kita kaitkan dengan moment Ramadhan, begitu?” timpal mak.

“Iya mak, sebaiknya kita tidak kaitkan dengan Ramadhan karena akan mengotori keikhlasan kita saja, dan aku akan minta maaf ke Uda Maih, mantu mak itu tapi bukan karna kita akan masuk bulan puasa”.

Usman Jambak
Padang, Penghujung Sya’ban 1432 H

30 Desember 2010

REFLEKSI AKHIR TAHUN

REFLEKSI AKHIR TAHUN


Tidak terasa sebentar lagi tahun 2010 ini akan berlalu meninggalkan kita. Hanya hitungan jam saja tahun ini telah akan pergi menjadi masa lalu. Banyak sudah kenangan yang telah terukir ditahun yang akan ditinggalkan ini baik manis maupun pahit, susah-senang, gembira-sedih, semuanya akan ditinggalkan dan akan menjadi seonggok kenangan. Kenangan yang barangkali akan merupakan cerminan bagi kehidupan di masa yang akan berkunjung.

Waktu terus berputar, hari demi hari telah berlalu dan berganti dengan minggu, minggu pun sekarang telah berubah menjadi bulan. Bulan demi bulan telah merangkai menjadi tahun yang semua itu telah kita lalui.
Jika kita sejenak mengembalikan memori kepada akhir dari tahun 2009 kemaren, dimana mungkin sebagian kita pada waktu itu melakukan serangkaian evaluasi terhadap perjuangan hidup yang dilalui sepanjang tahun 2009 dan melakukan proyeksi sebagai rencana masa depan yang tentu berorientasi kepada sejumlah perbaikan yang mungkin perlu pembenahan.

Mari kita flashback semua yang kita alami di tahun yang sebentar lagi akan meninggalkan kita ini, mulai dari yang kecil hingga yang besar yang kita alami, mulai dari yang membuat hati berbunga-bunga hingga yang menyisakan sesak di dada. Memang, tidak dapat kita pungkiri bahwa kapasitas kita sebagai “hayawan an-natiq” hanya sebatas berencana dan berusaha serta berdoa, sedangkan persoalan hasil dari semua usaha yang dilakukan tersebut hanya milik Allah. Allah selalu tahu yang terbaik buat hambanya.

Refleksi…ya refleksi merupakan sebuah kata yang tepat dilakukan pada detik-detik transisi ini, bagaimana kita menggambarkan kembali suasana refleksi akhir tahun lalu hingga masa dimana kita berpijak sekarang, sejauh mana kita mampu bersikap aplikatif terhadap semua rencana yang dicanangkan dahulu, baik jangka pendek atau jangka panjang.
Yang perlu kita sadari dari semua ini, sesuatu itu butuh proses dan perjuangan yang maksimal, menara Eiffel di Paris tidak dibangun dalam sekejap atau pun dengan mantra “abra kadabra”. Jam Gadang di Bukittinggi juga dibangun tidak dengan waktu semalam atau hanya dengan mantra “sim salabim”. Teori relativitasnya Einstein tidak ditemukan dalam semalam. Kosep Mahabbahnya Rabi’ah al-Adawiyah juga tidak tercipta dalam semalam bahkan bumi pun diciptakan oleh Allah SWT tidak dalam hitungan detik ataupun jam. Semua butuh kerja keras, butuh perjuangan dan pengorbanan. 

Mari melakukan refleksi, dan refleksi yang sangat mengena pada saat ini bukan refleksi terhadap kinerja pejabat Negara, partai atau pun golongan antah berantah. Namun, refleksi yang paling tepat sasarann itu adalah refleksi terhadap diri pribadi sendiri, bukankah pejabat Negara, partai atau pun golongan tersebut merupakan ajza’ dari pribadi-pribadi. Pada dasarnya setiap individu menginginkan sesuatu yang baik dan merencanakan sesuatu yang bernilai positif bagi dirinya. Dengan melakukan refleksi terhadap diri, kita telah mengevaluasi kegiatan yang kita lakukan rentang waktu setahun terakhir yang pada akhirnya membawa kepada proyeksi yang akan dilakukan ditahun mendatang.

Sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah kita telah merubah keadaan bangsa ini. Sadar atau tidak selama ini kita hanya sebagai komentator terhadap pribadi orang lain tanpa mencoba sebagai actor. Sekarang kita coba menjadi komentator terhadap prilaku dan perangai sendiri.(UJ)

1 November 2010

Anugrah dan Bencana Adalah KehendakNya


Oleh: Usman Jambak

Alhamdulillah...........Tulisan Ini Juga di Publis di Koran Digital

Belum kering air mata kita dengan musibah yang terjadi di Wasior, Papua, Merapi memuntahkan lahar panasnya disusul dengan Gempa dan Tsunami yang meluluhlantakkan Mentawai. Apa gerangan pesan sang pencipta alam buat kita….???

Setiap musibah yang terjadi tersebut selalu merenggut nyawa, walaupun persiapan dan tingkat kewaspadaan sudah ditingkatkan. Toch…ternyata banyak juga anak-anak yang kehilangan bapaknya, suami kehilangan isterinya, isteri kehilangan suaminya….!!!

Dengan rasa keprihatinan kita dengan musibah bencana alam yang hampir setiap tahun / setiap saat terjadi yang kita sendiri tidak ada kepekaan hati nurani secara instink ataupun peralatan secanggih apapun.

Mari kita kilas balik perjalanan kehidupan kita, bagaimana tingkat keimanan kita kepada sang Khalik hari ini…?? Kalau kita boleh jujur, jam berapa kita sholat shubuh..?
Tidakkah kita tahu hakikat dan tujuan sholat tersebut, mari kita renungkan sabda Rasulullah berikut:
Shalat adalah tiang agama, barang siapa yang mengerjakannya berarti ia telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya berarti ia telah meruntuhkan agama

Juga Sabda Rasul:

Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka. ” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Tanyakan kepada diri kita, sejauh mana kita memahami dan mengaplikasikan contoh kecil di atas dalam kehidupan ini.

Kita bahkan sering melantunkan tembangnya Ebiet G. Ade (Untuk Kita Renungkan)

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat..

Singkirkan debu yang masih melekat..

Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya..

Adalah Dia di atas segalanya..

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista... oh
Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepadaNya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari, hanya tunduk sujud padaNya

hooo...hooo
hooo

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum... ho..
du..du...du..du..du..
du..du..du..du..oh...
ho...ho...ho...
du..du..du..du..
Berubahlah agar Dia tersenyum

Pertanyaannya sudahkan kita merenung..?? sejauh mana perenungan tersebut…?? Dan apa yang kita peroleh dengan renungan tersebut

Imbauan kami kepada kalayak dan bangsa negeri ini seyogyanya kita entrospeksi diri dan tidak saling tuduh dan komentar yang sifatnya dzolim dan sok tahu .

Untuk hal tersebut diatas marilah luangkan waktu untuk tafaqur sejenak untuk memohon kepadaNya, dan untuk para arwah ynag terkena korban mari kita do'a kan dan marilah bagi Masjid/Surau/Langgar yang belum melakukan shalat Go'ib utuk melakukan shalat Go'ib dan semoga doa dan shalat kita diterima dan diridhoiNya (UJ)

13 Oktober 2010

MENCARI PERHATIAN

Perhatian yang dicari,
Bukanlah dengan suara,

"Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunnyikan....." (An-Nur 31)

Bukanlah dengan penampilan,

"...Dan janganlah kalian berhias dan bertingkahlaku seperti orang-orang jahiliah dahulu..."
(Al Ahzab 33)

Bukanlah dengan haruman,
" Wanita mana saja yang memakai haruman kemudian keluar dan lewat di muka orang banyak agar mereka mendapati baunya, mada dia adalah pezina....." (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi)

Tapi, perhatian yang dicari,
Biarlah hanya pada-Nya.



p/s: peringatan buat diri ini; ulasan dari buku "Agar Bidadari Cemburu Padamu" ms 88-89, Salim A.Fillah

Salam Pemadu Kata

12 Oktober 2010

Pernikahan Teraneh yang Pernah Ada

PASANGAN suami istri biasanya serasi baik dari sisi perbedaan usia, tinggi badan maupun kehidupannya ingin bersama. Tapi bagaimana dengan pasangan suami istri yang unik, baik terjadi karena keadaan atau keinginan pasangan tersebut.
 
Berikut ini beberapa pasangan pernikahan syah yang terbilang aneh, namun tidak terjadi di Indonesia. Ada pasangan menikah termuda baru berusia 9 dan 7 tahun karena menjadi permintaan terakhirnya sebelum penyakit leukimia merenggut nyawa mereka.

Ada kalanya orang terpisah dari suami atau istri walau tidak bercerai karena menunaikan tugas kenegaraan baik prajurit maupun pegawai lainnya. Tapi pasangan ini bisa berpisah hingga 60 tahun dan masih saling setia.


Pernikahan beda usia yang sangat mencolok dan beda umur juga sangat jauh hingga seperti kakek menikahi cicitnya.


---Suami istri miliki nama sama

nikah sama nama

Pasangan ini menikah karena miliki nama yang sama persis


Pria maupun wanita dimungkinkan memiliki nama yang sama, itu pun hanya dalam satu kata. Anehnya pria dan wanita ini memiliki nama yang sama terdiri dari dua kata dan menikah pula.


Pasangan ini memiliki nama sama persis yaitu Kelly Hildebrandt, yang kenalan melalui jejaring sosial facebook. Kelly pria tinggal di Texas dan Kelly wanita di Florida yang semula kenalan itu hanya dimulai dari iseng.


Ketika kenalan di facebook keduanya heran karena namanya sama persis tapi jenis kelamin berbeda dan lokasi juga berbeda, yang tentu saja wajah juga berbeda.


"Saya heran, ketika saya tulis nama sendiri, tapi justru yang muncul dia.  Hal yang sama juga terjadi pada si pria, yang tertarik karena mereka memiliki nama yang sama. Inilah awal ketertarikan keduanya. Delapan bulan setelah berchatting ria, Kelly laki-laki pun melamar Kelly perempuan. Mereka akhirnya menikah dan dikabarkan harmonis hingga kini.


---Usia perkawinan terlama 85 tahun

nikah terlama

Pasangan ini merayakan ultah perkawinan ke-85


Umur manusia di dunia rata rata kurang dari 70 tahun. Tapi pasangan antara  Herbert dan Zelmyra Fisher mendapat anugerah umur yang panjang hingga mampu menyelenggarakan ultah perkawinan ke 85 tahun belum pernah terpisahkan, baik oleh tugas bekerja maupun urusan lain.


Pasangan ini dijuluki pasangan terlama karena ultah perak (25) emas (50) dan intan (75) telah jauh dilaluinya tanpa hambatan. Sejak menikah 13 Mei 1924 hingga Mei 2009, usia perkawinannya sudah mencapai 85 tahun pada saat umur Zelmyra 101 tahun dan Herbert 104.


---Pasangan termuda di dunia

nikah anak anak

Bocah ini baru berusia 9 dan 7 tahun dinikahkan karena penyakitnya


Jayla Cooper (9) menikah dengan Gose Griggs (7) di Dallas Amerika Serikat. Pasangan bocah ini dinikahkan karena permintaan terakhir si Jayla Cooper yang menderita leukemia (kanker darah) yang mengancam nyawanya.


Orangtuanya dengan sedih dan haru akhirnya memenuhi permintaan terakhir anak kesayangannya itu dengan Gose yang juga sama sama pasien leukemia di RS Pusat Kedokteran Anak di Dallas, AS.


Dokter memberikan vonis kehidupan bocah itu hanya beberapa minggu lagi. Bulan Februari 2009 akhirnya dinikahkan dalam kondisi resepsi tertutup hanya dihadiri oleh keluarga terdekat.


Meski air mata bercucuran, pasangan bocah ini juga dikenakan pakaian pengantin layaknya busana dewasa sungguhan. Dua bulan berselang dari pernikahan itu, Jayla dipanggil Yang Maha Kuasa tanggal 1 April 2009 dengan tenang.


---Tinggi badan istri separuhnya suami

nikah beda tinggi

Sepintas tampak tak serasi karena tinggi istri separuh dari suami tapi mereka mengaku bahagia.


Pasangan Fabien Pretou yang lahir 1968 memiliki tinggi 188,5 cm menikah dengan Natalie Lucius dua tahun lebih tua dari lakinya, yang memiliki ketinggian badan hanya separonya yaitu 94 cm. Mereka menikah di Perancis, 14 April 1990 dan kini telah dikarunia anak.


---Pria 112 tahun menikahi gadis 17 Tahun


nikah beda usia jauh

Perbedaan usia suami istri biasanya tak lebih dari 20 tahun, tapi pasangan ini beda hingga 95 tahun.


Adalah Ahmed M Dor warga Somalia berusia 112 tahun menikah dengan gadis bernama Safia baru berusia 17 tahun. Pasangan beda usia 95 tahun ini menikah di Guricell, Somalia.


Yang mengejutkan, kakek ini telah mencintai Safia sejak baru lahir dan ditunggu hingga dewasa untuk dinikahinya. Walau beda usia sangat jauh, pasangan ini dikabarkan hidup harmonis.



---Pasangan yang terpisah selama 60 tahun

nikah
60

Pasangan suami istri ketika masih muda


Siapa sanggup bertahan bila terpisah antara suami dan istri selama 60 tahun. Tapi bagi Boris tentara Soviet pernah mengalaminya ketika ia harus berpindah tugas bersama kesatuannya ke daerah dan Anna Kozlov beserta keluarganya diungsikan ke Siberia ketika terjadi razia pemerintahan Stallin.


Pasangan ini sudah pasrah oleh nasib yang memisahkan mereka sedemikian jauh dan dalam waktu yang lama hingga tak menyangka sama sekali akan bertemu lagi.


nikah temu lagi

Pasangan ini bertemu lagi setelah 60 tahun terpisah


Suatu ketika kondisi di negeri tersebut normal kembali dan Anna pun pulang kampung. Ia masih bisa menemukan  rumahnya yang dulu. Sampai suatu ketika Boris yang berusia 80 tahun datang mengunjungi kuburan orangtuanya. Tak disangkanya, ketika ia turun dari mobil, ia menoleh ke rumah Anna,  di mana ia sempat menikah selama beberapa hari.


Luar biasa. Anna di depan rumah pun memandangi suaminya yang telah berpisah 60 tahun itu.


"Saya melihat laki-laki itu, jantung saya seperti mau loncat! Matanya begitu akrab buat saya. Saya tahu itu adalah dia! Hati Boris pun tak kurang tercekatnya. Ia pun berlari menemui Anna. Ohh ..sayang, sudah lama saya mengharapkan kesempatan seperti ini. Sungguh waktu yang panjang untuk mewujudkannya, istriku," ucap Boris berurai air mata sambil berpelukan.


---Pernikahan orang terpendek di dunia


nikah orang terpendek

Suami istri ini hanya memiliki tinggi badan 90cm dan 93cm


Douglas Maistre Breger da Silva pengantin laki memiliki tinggi badan hanya  90 cm menikah dengan Claudia dengan tinggi badan 93 cm. Pasangan ini merupakan warga Brasil dan menikah 27 Oktober 1998 di negaranya. Walau pasangan ini sangat pendek tapi dikabarkan bahagia. (Pemadu Kata: berbagai sumber)

15 September 2010

Aksi perobekan Kitab Suci Al-Qur`an

Aksi perobekan Kitab Suci Al-Qur`an yang dimotori enam orang aktivis di depan Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat atau Minggu waktu Indonesia, dinilai oleh aktivis pemuda Kabupaten Bogor hanya mencoreng agama pelakunya.
Mohamad Ihsan, pembina Keluarga Mahasiswa NTB – Bogor di Bogor, Jabar, Minggu mengemukakan, aksi perobekan Al-Qur`an di depan Gedung Putih bukan cermin perbuatan orang yang beragama.
“Apa pun motifnya, aksi tersebut merupakan tindakan bodoh yang hanya mencoreng agama pelakunya,” kata Mohamad Ihsan.
Lebih lanjut Ihsan yang juga alumnus program Magister Komunikasi Pembangunan (KMP) Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) mengemukakan, perbuatan yang dilakukan enam orang aktivis di Amerika sangat mencederai semangat kerukunan antar umat beragama.
“Perbuatan tersebut merupakan ancaman nyata bagi masa depan kerukunan antar umat beragama. Amerika seharusnya bertindak tegas, karena selama ini mengklaim sebagai negara yang menghargai demokrasi dan toleransi antar umat beragama,” papar Ihsan.
Hal senada diutarakan oleh Nailul Abrar, ketua Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB. Nailul menegaskan, pihaknya mengutuk keras aksi perobekan Al-Qur`an yang dilakukan enam aktivis di depan Gedung Putih.
“Aksi perobekan Al-Qur`an di depan Gedung Putih sangat melukai hati dan perasaan umat Islam. Aksi tersebut sekaligus membuat malu bangsa Amerika dan agama pelaku perobekan di mata dunia,” tegas Nailul.
Nilul mengemukakan, sebuah agama hadir untuk membawa kedamaian dan kerukunan dalam kehidupan umat manusia.
“Semua agama hadir untuk membangun kerukunan umat manusia. Apalagi Islam, hadir membawa misi damai dan rahmat bagi semesta,” paparnya.
Oleh karena itu, semangat enam aktivis di Amerika yang dibakar oleh perasaan benci pada Islam sama sekali tidak masuk akal dan dibenarkan. “Aksi yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Islam, jangan digeneralisir. Sama dengan aksi yang dilakukan oknum umat Kristen maupun umat-umat lainnya, tidak tepat kalau digeneralisasi,” ungkapnya.
Hal senada diutarakan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII( Cabang Kabupaten Bogor, Komaruddin. Dikatakannya, aksi perobekan Al-Qur`an hanya akan merugikan bangsa dan agama pelakunya.
“Aksi perobekan hanya merugikan bangsa dan agama pelakunya,” kata Komaruddin.
Sudeni Al-Fathoni, wakil ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sirajul Falah, Cibinong, Kabupaten Bogor menambahkan, aksi perobekan Al-Qur`an membuka mata dunia bahwa fenomena kekerasan dan intoleransi juga terdapat di Amerika yang notabene sebagai kiblat kemajuan.
“Aksi perobekan Al-Qur`an perbuatan terkutuk yang hanya mencederai kerukunan umat beragama dan mengancam perdamaian dunia,” ujarnya. (antara News)

30 Agustus 2010

Dua Jam Meninggal Hidup Kembali

Ihkwan Fillah

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More